Niat yang Tulus dan Usaha yang Keras .,, ^_^,
kalau
kita mau berdoa sepenuh keyakinan, dan yakin seyakin-yakinnya, juga
berulang-ulang bahkan terus menerus, insya Allah, Allah yang akan
mewujudkan doa kita.
Tidak ada yang pantas untuk disebut dan dipuji di balik semua ragam nikmat, kecuali DIA, Allah ‘azza wa jalla. Alhamdulillahi rabbil ‘aalamiin, puji syukur buat Allah.
Fabi-ayyi aa-laa-i robbikumaa tukadzdzibaan, nikmat mana lagi yang kalian dustakan? Demikian Allah juga menyindir saya. Kalau bukan menjadi orang yang bersyukur, ya apalagi pilihannya? Pilihannya adalah kufur nikmat. Na’uudzu billaahi min dzaalik.
Subhaanallah, rasanya baru kemaren saya kembali dari Tanah Suci, kini sudah di Tanah Suci lagi. Alhamdulillah. Ya, saya baru pertengahan Juni yang lalu ke Tanah Suci. Kini, di awal Juli, sudah di sini lagi aja.
Ketika saya menulis ini, saya hentikan sejenak untuk membaca al Faatihah. Kiranya demikian jugalah Saudara semua. Hentikanlah dulu membaca tulisan ini, dan bacalah dulu al Faatihah...
al Faatihah...
Sehabis baca Surah al Faatihah, aminkan doa saya:
Tidak ada yang pantas untuk disebut dan dipuji di balik semua ragam nikmat, kecuali DIA, Allah ‘azza wa jalla. Alhamdulillahi rabbil ‘aalamiin, puji syukur buat Allah.
Fabi-ayyi aa-laa-i robbikumaa tukadzdzibaan, nikmat mana lagi yang kalian dustakan? Demikian Allah juga menyindir saya. Kalau bukan menjadi orang yang bersyukur, ya apalagi pilihannya? Pilihannya adalah kufur nikmat. Na’uudzu billaahi min dzaalik.
Subhaanallah, rasanya baru kemaren saya kembali dari Tanah Suci, kini sudah di Tanah Suci lagi. Alhamdulillah. Ya, saya baru pertengahan Juni yang lalu ke Tanah Suci. Kini, di awal Juli, sudah di sini lagi aja.
Ketika saya menulis ini, saya hentikan sejenak untuk membaca al Faatihah. Kiranya demikian jugalah Saudara semua. Hentikanlah dulu membaca tulisan ini, dan bacalah dulu al Faatihah...
al Faatihah...
Sehabis baca Surah al Faatihah, aminkan doa saya:
Ya Allah, Engkaulah Pemilik Pintu dua kota suci; Makkah dan Madinah. Bukakanlah pintu Makkah dan Madinah untuk saudara-saudara saya yang belom berangkat. Sedang yang sudah berangkat, berangkatkan lagi semuanya ke Mekkah dan Madinah untuk menyempurnakan ibadah haji dan umrah yang terdahulu. Ya Allah, Engkau juga Yang Maha Memiliki Rizki, Mengaturnya, Membaginya, Meluaskannya, atau Menyempitkannya. Izinkan hamba-Mu ini berdoa di Mekkah ini, agar Engkau bukan saja mengarunia rizki untuk saudara-saudara saya berangkat haji dan umrah, melainkan juga ada rizki untuk memberangkatkan kanan dan kiri kami untuk juga bisa sujud dan ruku’ di Masjidil Haram dan di Masjid Nabawi.
Ya Allah, kami percaya, pergi haji dan umrah, sungguh bukan perkara uang. Tapi murni urusan Kehendak-Mu, Ridha-Mu dan Izin-Mu. Kami kepengen bukan sekedar berangkat. Melainkan berangkat yang Engkau ridhai. Kami ingin bukan sekedar bisa ke Mekkah dan Madinah, melainkan bisa bener-bener beribadah yang diterima.
Berikan berkah-Mu buat sesiapa yang memasuki dua kota suci-Mu ini ya Allah, dan jadikan kami beserta anak keturunan kami, keluarga kami, istri (atau suami) kami, sahabat-sahabat kami, semua termasuk yang diberkahi oleh-Mu.
Terima kasih ya. Semoga aminnya doa saudara semua didengar oleh Yang Maha Mendengar. Sungguh, Allah Yang Maha Tahu, mudah-mudahan mengetahui bahwa doa yang saya tulis ini sungguh-sungguh saya panjatkan dengan keyakinan sesiapa yang mengamini akan betul-betul terjawab segala doanya. Tinggallah saudara sendiri yang meyakini aminnya diri saudara sendiri.










